(Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul

(Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul - Hallo sahabat YES MUSLIM, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul (Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Berita, Artikel Islam, Artikel Kabar, Artikel Muslim, Artikel Terkini, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : (Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul
link : (Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul

Baca juga


(Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul

 Tata kelola keuangan Pemerintah DKI Jakarta masih perlu dibenahi. Demikian diuangkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sony Sumarsono saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/3).

"Kita akui akuntabilitas masih perlu dibenahi," ujar Sumarsono.




Perhitungan besaran nilai kewajiban dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) diakui Sumarsono masih amburadul. Bahkan pria kelahiran Tulung Agung ini mengaku telah dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untk menjelaskan carut marut perhitungan kewajiban para pengembang di ibukota.

Pasalnya imbuh Sumarsono, pola Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam menentukan besaran nilai CSR kepada perusahaan belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.

"Karena itu saya sudah dipanggil KPK untuk paparan tentang hal ini kemudian staf saya sudah ke KPK tapi konteksya bukan pemeriksaan tapi mencari model sistem karena di daerah lain tidak ada yang seperti ini cuma ada di Jakarta," kata Sumarsono.

Secara blak-blakan Sumarsono menyampaikan bahwa perhitungan CSR di Pemprov DKI harus disempurnakan kembali. Tujuannya agar tidak mengundang kecurigaan.

Sumarsono berharap di era pemerintahannya ini Ia bisa menyelesaikan pola perhitungan CSR tersebut. Salah satu cara yang ia pakai adalah dengan mencatat seluruh kewajiban pengembang baik dalam bentuk fasos (fasilitas sosial) dan fasum (fasilitas umum) untuk selanjutnya dihitung besaran nilai (appraisal) masing-masing CSR.

"Walaupun CSR termasuk dalam pendapatan off budget tapi tetap dicatat jadi bisa dipertangung jawabkan berapa CSR yang diterima dari pengusaha di Jakarta," demikian Sumarsono. [opinibangsa.id / rmol]

Sumber | republished by (YM) Yes Muslim !


Demikianlah Artikel (Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul

Sekianlah artikel (Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel (Plt) Gubernur DKI Jakarta : Perhitungan CSR Pemprov Jakarta Ternyata Belum Transparan dan Amburadul dengan alamat link https://yesmuslims.blogspot.com/2017/03/plt-gubernur-dki-jakarta-perhitungan.html